Postingan

SEJARAH PEMECUTAN

Gambar
SEJARAH PEMECUTAN Puri Agung Pemecutan yang lama dibangun pada tahun 1686 pada abad ke 16 dan berlokasi Jl. Thamrin di sebelah Barat Puri Agung Pemecutan yang sekarang dengan batas batas sebagai berikut batas selatan jl. Gunung Batur, batas barat Jl. Gunung Merapi dan batas Utara Jl. Gunung Semeru, membentang dari Hotel Intan Sari sampai pertokoan Lokitasari wisata. Puri Agung berbahan dasar bangunan batu merah bercampur dengan batu paras dan beratap ijuk. Tembok puri setinggi 3 ½ meter, tebalnya mencapai 50 cm mempunyai kesan  kokoh dan di bencingah di ujung selatan berdiri bale kulkul yang keberadaanya masih utuh hingga saat ini, karena tidak ikut terbakar pada waktu peristiwa Puputan Badung tahun 1906 M. Pintu Masuk ke Puri Pemecutan Luas areal Puri secara keseluruhan di pusatnya saja, panjang 250 m lebar 175 m atau seluas kurang lebih 4,2 Hektar belum termasuk perluasan ke barat, ke utara , ke timur dan selatan Puri Tanjung Pemecutan. Perluasan tersebut sebagai...

CALON ARANG

Diceritakan bahwa Calon Arang adalah seorang  janda  penguasa  ilmu hitam  yang sering merusak hasil panen para  petani  dan menyebabkan datangnya  penyakit . Ia mempunyai seorang puteri bernama  Ratna Manggali , yang meskipun cantik, tidak dapat mendapatkan seorang suami karena orang-orang takut pada ibunya. Karena kesulitan yang dihadapi puterinya, Calon Arang marah dan ia pun berniat membalas dendam dengan menculik seorang gadis muda. Gadis tersebut ia bawa ke sebuah kuil untuk dikorbankan kepada Dewi  Durga . Hari berikutnya,  banjir besar melanda desa tersebut dan banyak orang meninggal dunia. Penyakit pun muncul. Raja  Erlangga  yang mengetahui hal tersebut kemudian meminta bantuan penasehatnya,  Empu Baradah  untuk mengatasi masalah ini. Empu Baradah lalu mengirimkan seorang muridnya bernama Empu Bahula untuk dinikahkan kepada Ratna. Keduanya menikah besar-besaran dengan pesta yang berlangsung tujuh hari tuj...
Karawitan  adalah  seni suara  daerah baik  vokal  atau  instrumental  yang mempunyai klarifikasi dan perkembangan dari daerahnya itu sendiri. Karawitan di bagi 3, yaitu : Karawitan Sekar, Karawitan Gending, Karawitan Sekar Gending. Sebelum merambah pada penjelasan pembagian tiga jenis karawitan ini, perlu diketahui bahwa deskripsi karawitan berikut ini lebih difokuskan pada Karawitan Sunda.
Geografi  adalah  ilmu  yang mempelajari tentang lokasi serta persamaan, dan perbedaan (variasi) keruangan atas fenomena fisik, dan manusia di atas permukaan  bumi . Kata geografi berasal dari  Bahasa Yunani yaitu  gĂȘo  ("Bumi"), dan  graphein  ("tulisan", atau "menjelaskan"). Geografi juga merupakan nama judul buku bersejarah pada subjek ini, yang terkenal adalah  Geographia  tulisan  Klaudios Ptolemaios  ( abad kedua ).